• SMK NEGERI 1 BOJONGGEDE
  • AKUNTANSI - MULTIMEDIA - PERHOTELAN - TATA BOGA - USAHA PERJALANAN WISATA

Artikel Sanitasi

 07/02/2022 - by Shelby Antikarani

 

PENDAHULUAN

Pandemi covid-19 menyadarkan kita betapa pentingnya air dalam kesehatan masyarakat. Anjuran mejaga kebersihan dan Kesehatan, Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) membuktikan bahwa setiap aktivitas kehidupan membutuhkan air. Masa pandemi ini juga memperlihatkan masih banyak yang harus kita lakukan untuk bisa menyediakan akses air bersih dan sanitasi untuk semuanya, sebagai hak asasi manusia maupun sebagai unsur penting dalam melindungi manusia selama krisis kesehatan.

Akses air bersih dan sanitasi bukanlah hal yang mudah di akses bagi milyaran orang di berbagai penjuru dunia. Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 2.2 milyar orang di seluruh dunia tidak mendapatkan layanan air minum yang aman dikonsumsi, sementara 4.2 milyar orang tidak mendapatkan layanan sanitasi dan 3 milyar orang kekurangan fasilitas cuci tangan.

Kemungkinan adanya virus dalam air limbah ditunjukan dari penyelidikan awal oleh KWE Water Reseacrch Institute dan beberapa organisasi lainnya. Penelitian ini juga menunjukan tidak mungkin ada keberadaan virus di dalam air minum setelah diberi klorin dengan dosis yang cukup dan iradiasi ultra violet.

Wabah penyakit ini menunjukan bahwa air bersih dan sanitasi sangat berperan efektif menjadi penghalang melawan virus. Maka sudah semestinya air harus tersedia, dapat diakses, dan terjangkau oleh semua orang.

PEMBAHASAN ISI

SANITASI HYGIENE

  1. Pengertian Sanitasi

Beberapa pengertian sanitasi, menurut beberapa pendapat:

  • Menurut Hopkins, Sanitasi adalah usaha pengawasan terhadap faktor-faktor lingkungan fisik manusia ang mempengaruhi atau mungkin dipengaruhi, sehingga merugikan perkembangan fisik, kesehatan, dan kelangsungan
  • Menurut Dr. Azrul Azwar, MPH sanitasi adalah cara pengawasan masyarakat yang menitikberatkan kepada pengawasan terhadap berbagai faktor lingkungan yang mungkin mempengaruhi derajat kesehatan
  • Menurut Ehler & Steel, sanitation is the prevention od diseases by eliminating or controlling the environmental Faktor which from links in the chain of

Dari uraian pengertian beberapa pakar tersebut, maka dalam modul ini dideskripsikan sanitasi merupakan suatu usaha pencegahan terhadap berbagai

 

faktor lingkungan yang dapat menghindarkan munculnya penyakit sehingga kesehatan manusia dapat terpelihara secara sempurna. Pada hakekatnya adalah sanitasi mengarah kepada usaha konkrit dalam mewujudkan kondisi hygiene dan usaha ini dinyatakan dengan pelaksanaan di lapangan berupa pembersihan, penataan, sterilisasi, penyemprotan hama, dan sejenisnya.

  1. Pengertian Hygiene

Hygiene adalah suatu ilmu yang mempelajari segala usaha yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan hidup manusia. Tindakan hygiene merupakan usaha kesehatan preventif yang bertujuan menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan individu.

  1. Penerapan Sanitasi dan Hygiene dapat dibedakan, antara Lain
    • Personal hygiene (hygiene perorangan) meliputi:
      1. Pemeliharaan tubuh, dengan menjaga kesehatan dan kebersihan melalui mandi, gosok gigi, mencuci rambut, menjaga bau badan, memotong kuku dan merawat wajah dengan kosmetik.
      2. Pakaian dan perlengkapannya harus selalu bersih, khususnya pakaian seragam untuk bidang kecantikan sebaiknya tidak bermotif dan berwarna Hal ini agar kotoran yang menempel pada pakaian mudah terlihat.
      3. Nutrisi makanan dengan menu seimbang (4 sehat 5 sempurna) berguna untuk pemeliharaan kesehatan tubuh hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan jasmani.
      4. Senam dan olah raga yang teratur sangat baik dilakukan minimal 2 kali dalam satu minggu untuk menjaga kebugaran dan memperkuat otot serta melancarkan peredaran darah bagi seorang ahli kecantikan.
      5. Sikap tubuh yang baik dalam bekerja sikap berdiri, duduk ataupun berjalan, agar tidak terjadi ketegangan dan kelelahan otot yang tidak perlu terjadi agar tidak mudah capek dalam melaksanakan kegiatan.
      6. Irama hidup yang teratur, seperti waktu kerja, istirahat, makan, minum, latihan jasmani, rekreasi dan pembinaan jiwa.
    • Sanitasi dan hygiene lingkungan

Sanitasi dan Hygiene lingkungan bertujuan menciptakan lingkungan hidup yang memberikan kemungkinan terbaik untuk mencapai kesehatan. Usaha- usaha tersebut dapat ditempuh dengan berbagai cara antara lain:

  1. Menjaga kebersihan
  2. Menjaga agar lingkungan terbebas dari polusi udara dan polusi suara berupa kebisingan yang merugikan kesehatan jasmani dan rohani.
  3. Pencegahan dan   pengontrolan   sumber   air   khususnya menyangkut penyediaan jumlah serta mutu dari air tersebut.
  4. Menjaga dan     memelihara    tumbuh-tumbuhan  sebagai                      paru-paru

 

 

  1. Melakukan tindakan pencegahan lain yang dibutuhkan untuk meyakinkan bahwa lingkungan tersebut terbebas dari bahaya yang dapat merugikan kesehatan
  • Sanitasi dan Hygiene Perusahaan

Hygiene sebuah perusahaan bertujuan untuk menjaga, melindungi, memelihara serta mempertinggi tingkat kesehatan jasmani dan rohani manusia yang bekerja dalam suatu perusahaan, baik pimpinan perusahaan itu, karyawan maupun semua orang yang datang dan berurusan dengan perusahaan tersebut.

  • Sanitasi dan Hygiene Alat dan Kosmetika

Bahan utama pelayanan di salon adalah kosmetika, sehingga kosmetika yang tersedia dan dipergunakan harus memiliki ijin BPOM dan selalu diperiksa masa kadaluarsanya. Alat, bahan, dan lena kecantikan yang dipergunakan dalam pelayanan jasa kecantikan harus memenuhi syarat sanitasi dan hygiene dengan selalu memastikan dalam keadaan steril dan hanya menggunakan perlengkapan tersebut secara personal dan tidak bergantian.

Bahan pembersih adalah bahan

kimia dalam rumah tangga yang bermanfaat sebagai pembersih. Bahan kimia yang termasuk dalam kelompok ini yang dapat membantu proses pencucian yaitu melepaskan kotoran dari tempatnya

menempel dan menahan agar kotoran yang telah terlepas tetap tersuspensi

 

 

Bahan pembersih yang baik memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: Ekonomis, tidak beracun, tidak korosif, tidak menggumpal dan tidak berdebu, mudah diukur, stabil selama penyimpanan, mudah larut dengan sempurna.

 

  1. Jenis Bahan Pembersih dan Saniter Berdasarkan Fungsinya

Banyak bahan kimia rumah tangga yang berfungsi dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa fungsi / manfaat dan sifatnya itu antara lain:

  • Air

Berupa bahan cair yang jernih, bahan ini mudah didapat, murah dan dipakai sebagai pencampur dari bahan pembersih lain, misalnya detergent, multi purpose cleaner dan sebagai bahan pembilas.

  • Deterjen

Berbentuk bubuk, berbutir halus, batangan, cair atau cream. Dapat dipergunakan sebagai bahan pembersih untuk peralatan dari bahan dasar plastik, vinyl, keramik, kulit, metal, porselin.

  • Acid / asam

Berbentuk cair dikenal sebagai bahan pembersih yang bersifat asam, dapat diperoleh dari perasan jeruk nipis, asam cuka atau bahan kimia lainya. Harus hati-hati dalam penggunaannya karena dapat merusak objek pembersihan jika salah dalam penggunaan.

  • Alkali

Berbentuk cair digunakan pada laundry. Alkali dalam bahan pembersih menambah daya bersih dari pada detergen. Mereka juga mempunyai kekuatan pembasmi hama. Khusus alkali dalam multi purpose cleaner mempunyai PH antara 8 - 9,5. Padahal ukuran skala keasaman (alkalinity of substances composed in water) PH alaminya adalah 7.

  • Solvent

Berbentuk cair Dipakai sebagai bahan pembersih dengan menggunakan mesin cuci (dry cleaning) bahan pembersih ini dibuat dari bahan acetone, methyl spirit dan white spirit.

  • Amoniak

Berbentuk cair dan kristal zat pembersih ini mempunyai bau yang khas dan keras dan tidak berwarna. Pemakaian bahan ini harus dicampur dengan air, jenis kotoran yang dapat dibersihkan adalah seperti kotoran lemak pada kaca.

  • Multi purpose cleaner

Berbentuk cair ada beberapa multi purpose cleaner dipasaran. Bahan ini dapat digunakan untuk mencuci tembok, mengosok lantai, membersihkan bak mandi dan shower serta membersihkan jendela dan kaca. Multi purpose cleaner kebanyakan kental dan dapat dicampur air.

  • Penghilang bau

Penyegar ruangan dirancang untuk mengurangi bau tidak enak. Penyegar seperti biasa dapat meninggalkan bekas pada permukaan.

  • Pembersih Logam

 

 

Berbentuk pasta / cair, beberapa oil based metal cleaner membersihkan kotoran pada logam yang tipis, lapisan pelindung pada permukaan logam. Lapisan pelindung ini sering meninggalkan bekas sidik jari. Lapisan ini dapat merusak banyak jenis kain.

  • Polisher / pengkilat

Berbentuk cairan, krim / pasta. Bahan pembersih yang berfungsi juga sebagai bahan pengkilap pada objek pembersihan yang terbuat dari bahan dasar kayu, metal, kaca, kulit, dan marmer.

  • Abrasive

Abrasive adalah zat kimia seperti pasir yang digunakan untuk menghilangkan kotoran yang berat dan untuk pemoles. Abrasive dapat juga digunakan secara aman untuk stainless steel, keramik, perlengkapan makan.

  • Desinfektan

Berbentuk cair, bahan pembersih yang sekaligus juga berfungsi membunuh kuman dan bakteri, misalnya pada ruang dapur, toilet atau pesawat telepon yang dipakai oleh umum.

  1. Jenis Alat Kebersihan dan Fungsinya

Alat kebersihan dibedakan menjadi dua yaitu secara manual dan mekanik. Pembersih secara manual adalah semua peralatan yang menggunakan tenaga manusia.

  • Alat Pembersih Manual

 

Peralatan

Fungsi alat

Sapu lantai

(floor broom)

Membersihkan lantai dari debu, kotoran

dan sampah

Sapu karpet

(carpet broom)

Membersihkan permukaan benda yang

terbuat dari karpet

Sikat jamban

Membersihkan toilet bowl

Sikat tangan

(Hand brush)

Membersihkan kotoran atau noda yang

melekat pada linen atau lantai

Sikat pakaian

(cloth brush)

Membersihkan debu atau noda yang tidak

melekat yang menempel pada pakaian.

Kuas

(Paint brush)

Membersihkan debu atau noda yang tidak melekat yang menempel pada celah-celah

benda.

Sikat baja

(Steel brush)

Untuk menghilangkan noda keras dan

sulit

Kereta peralatan pembesih

area umum (Public area

Untuk menampung peralatan yang akan

digunakan pada saat membersihkan area.

 

 

trolley)

 

Ember (bucket)

Untuk menampung air atau cairan

pembersih dalam proses pembersihan suatu objek.

Penyemprot bahan pembersih

(Gun sprayer)

Alat penyemprot yang digunakan untuk menampung cairan pembersih.

Tempat sampah

(Container bin)

Untuk menampung sampah sementara

sebelum di bawa ke tempat pembuangan.

Lap katun (dust cloth)

Untuk membersihkan perabot yang

terbuat dari kayu, bambu, formika, marmer dan rotan.

Lap lembut (Soft cloth)

Kain lap yang terbuat dari bahan flanel dan bertekstur halus digunakan untuk membersihkan perabot dari debu yang

tidak melekat.

Lap kaca/glass

(Glass cloth)

Membersihkan perabot yang terbuat dari

kaca (gelas, piring)

Lap lantai

(floor cloth)

Membersihkan debu dan kotoran di

lantai.

Kain pel (Mop)

Terbuat dari gumpalam benang atau sumbu, digunakan untuk membersihkan permukaan lantai dari noda / kotoran

yang sudah melekat

 

 

  • Alat Pembersih Mekanik

Alat pembersih secara mekanik adalah semua alat pembersih yang menggunakan tenaga listrik.

 

Peralatan

Fungsi Alat

Mesin penyedot debu lantai/carpet

(Vacuum cleaner)

Menghisap debu yang melekat pada permukaan lantai, carpet, mebel, sofa

dinding.

Mesin penyemir lantai

(Polishing machine)

Menyikat atau mengkilapkan lantai.

Mesin pengering karpet

(Blower machine)

Untuk mengeringkan karpet

Mesin penyikat lantai

(Scrubbing machine)

Untuk mengelupas lapisan lantai yang

sudah kotor / kusam.

Mesin pembersih beruap

Membersihkan kotoran yang belum

 

 

 

(Steam machine / steamer)

melekat pada lantai, dinding dan sudut-

sudut ruangan.

Mesin Pembersih Lantai

(Floor Machine)

Digunakan untuk menyikat permukaan

lantai dari kotoran yang sudah melekat

Sterilizer

Digunakan untuk mematikan bakteri dan

virus.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Retno Iswari T, Fatma Latifah, 2007. Bahan ajar Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, Indonesia

Sulistyorini A. 2009. Biologi 1. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Susilowati, Ani, dan Irmavianti, Dwi. 2015. Pengantar Ilmu Kecantikan, IKKJ Publisher, Yogyakarta

Tranggono, Retno dkk. 2007. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik.

Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

 

Sumber Internet http://ilmulingkungan.com

https://environment-indonesia.com/articles/4-jenis-limbah-berdasarkan-wujudnya/

 

Indonesia environment & energy center.2021.Meresahkan, Ini Dampak Limbah Bagi Kesehatan Berdasarkan Wujudnya - Wastec International https://wastecinternational.com/meresahkan-ini-dampak-limbah-bagi-kesehatan- berdasarkan-wujudnya.html(diakses tanggal 16 oktober 2021)

 

           

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PPDB TAHAP 2

Bagi yang diterima PPDB Tahap 2 silahkan untuk segera mengisi link daftar ulang pada menu PPDB di web ini "DAFTAR ULANG CPD YANG DITERIMA TAHAP 1" ATAU ATAU KLIK DISINI >>&g

08/07/2022 21:32 - Oleh admin - Dilihat 306 kali
Pembukaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2022

Kepala Sekolah dan Wakasek beserta jajaran Tim Assesor SMKN 1 Bojong Gede

25/03/2022 09:05 - Oleh admin - Dilihat 333 kali
PPKKS (Penilaian Prestasi Kerja Kepala Sekolah) 2021

Bojong Gede, Selasa,29 Nopember 2021 Kegiatan Penilaian Prestasi Kerja Kepala Sekolah (PPKKS) bersama tim dari Cabang Dinas Wilayah 1 Propinsi Jawa Barat. Acara ini dilaksanakan dengan

30/11/2021 13:45 - Oleh admin - Dilihat 212 kali
GELAR PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) TERBATAS

SENIN, 27 - SEPTEMBER - 2021 SMKN 1 BOJONGGEDE sudah mengelar Pembelajaran Tatap Muka atau PTM Terbatas, sudah di izinkan oleh provinsi untuk belajar di kelas dengan kapasitas 50%, wala

27/09/2021 07:00 - Oleh admin - Dilihat 2165 kali
PELAKSANAA SELEKSI TUK ASN-PPPK GURU TAHUN 2021

13/09/2021 07:00 - Oleh admin - Dilihat 1886 kali
SIDANG LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL)

Dokumentasi kegiatan Sidang Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Pelajaran 2021-2022 Dilaksanakan melalui Virtual Zoom (online) dari semua Jurusan di Smkn 1 Bojonggede: -MULTIMEDI

23/08/2021 07:00 - Oleh admin - Dilihat 810 kali
KEGIATAN FORUM SILATURAHIM (FOSIL)

KEGIATAN FORUM SILATURAHIM (FOSIL) Yang Dihadiri Oleh: Kepala Kadisdik Wilayah 1 Prov. Jawa Barat Koordinator Pengawas Wilayah 1 Prov. Jawa Barat Kepala Sekolah Negeri Kabupaten Bogor

20/08/2021 14:00 - Oleh admin - Dilihat 4557 kali
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)

Kegiatan Smkn 1 Bojonggede Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2021-2022 Dimulai Pada Tanggal: 7 Juni s.d 19 Juli 2021

19/07/2021 07:00 - Oleh admin - Dilihat 6784 kali
APEL KEGIATAN UJIAN AKHIR SEKOLAH (UAS)

Bojonggede, Selasa 03 Mei 2021 Pada pagi hari ini sebelum memulai kegiatan Ujian Akhir Sekolah (UAS) di adakan Apel Pagi untuk persiapan yang akan diberikan arahan untuk Siswa-Siswi ya

03/05/2021 07:00 - Oleh admin - Dilihat 953 kali
PENUTUPAN SMARTREN MILLENIAL

PENUTUPAN SMARTREN MILLENIAL Bojonggede, 30/april/2021 PENUTUPAN KEGIATAN SMARTREN MILLENIAL SMKN 1 BOJONGGEDE dihadiri oleh:-Kepala Sekolah ( Aman Sihombing, M.Pd )-Ketua Kepala Tat

30/04/2021 09:00 - Oleh admin - Dilihat 712 kali